Thursday, January 5, 2023

Ingin nyaman dan aman saat ke Bromo? Simak Penjelasan Berikut Ini!


Gunung bromo dijadikan tempat wisata bagi masyarakat dari berbagai kalangan, bahkan tempat wisata ini sangat instragramable dan sempat viral di media sosial. Agar memberikan keindahaan saat anda mengunjungi gunung tersebut, maka tulisan ini berisikan pada tips travelling ke Bromo agar perjalanan anda aman, dan anda bisa menikmati keindahan alamnya.

Perlu diketahui terlebih dahulu bahwa gunung bromo sebagai salah satu gunung aktif di Jawa Timur, sehingga wajar saja jika gunung ini sudah meletus berkali-kali. Langkah awal agar anda aman tentunya anda harus memperhatikan status gunung tersebut secara berkala. 

Beberapa Tips Travelling ke Bromo

1.     Perjalanan menuju Bromo

Gunung bromo terletak di kabupaten yang berbeda sehingga ada 4 pintu masuk menuju wisata tersebut yaitu Probolinggo, Pasuruan, Malang dan Lumajang. Untuk menuju gunung tersebut, anda bisa menggunakan kendaraan umum dan melewati rute Pasuruan atau Probolinggo. Disarankan juga jika anda ke Bromo menggunakan angkutan umum maka waktu yang tepat untuk perjalanan adalah pagi atau siang hari.

 

2.     Waktu yang tepat

Gunung bromo selalu ramai dikunjungi oleh banyak wisatawan, untuk itu hindari waktu-waktu seperti weekend atau hari libur lainnya karena pastinya ramai sekali. Anda bisa pergi ke Bromo saat hari biasa.

 

Adapun waktu yang tepat untuk kamu ke Bromo adalah musim kemarau, dengan musim kemarau ini kamu akan banyak menikmati keindahan dan kecantikannya karena gunung tersebut berwarna hijau dengan kesuburan tanah pegunungannya.

 

3.     Menyewa jeep

Untuk anda yang ingin menikmati keindahan Bromo atau berfoto ala kendaraan, anda bisa menyewa jeep untuk mode transportasi menuju gunung. Tentu dengan menyewa, anda tidak akan perlu berjalan kaki.

 

Perlu anda ingat juga bawa ketika anda sampai pada kawasan berpasir di Bromo maka yang hanya diizinkan masuk hanya kendaraan roda dua dan juga jeep yang sudah disediakan.

 

4.     Memakai baju yang tebal.

Suhu di Gunung Bromo memiliki suhu 10 derajat celcius sehingga disarankan menggunakan pakaian yang tebal atau anda bisa menggunakan jaket atau pun sweater.

 

5.     Menggunakan sepatu

Gunung Bromo berada dikawasan pasir sehingga lebih nyaman dan aman jika anda menggunakan sepatu boots daripada sandal.

 

6.     Membawa makanan dan minuman.

Sebagai tempat wisata tentu dan pastinya ada pedagang yang akan menawarkan produknya, namun ketika anda ingin berhemat maka anda bisa membawa makanan dan minuman secara mandiri karena pastinya makanan dan minuman yang dijual di tempat wisata jauh lebih mahal dari harga biasanya.

 

7.     Membawa masker dan juga kacamata.

Gunung Bromo sebagai gunung berapi, dan tentu kawah gunung tersebut berstatus aktif,  sehingga sangat disarankan untuk mengenakan masker karena bau belerang yang tidak baik untuk kesehatan. Selain itu juga disarankan menggunakan kacamata agar mata terlindungi dari debu dan sengatan terik matahari. 

 

8.     Memakai sunblock atau sunscreen.

Pemakaian sunscreen sangat mempengaruhi kesehatan kulit agar tetap terjaga, sehingga anda harus membaca sunscreen jika kulit anda ingin sehat.

Sebagai tambahan jika anda merasa sendirian karena tidak ada yang ingin ke wisata gunung Bromo, sedang anda sangat ingin kesana, maka anda bisa mengikuti perjalanan bersama penyedia layanan wisata Bromo, hal ini karena lebih bersifat fleksible. Selain itu anda juga mendapat kepuasan dalam perjalanan hingga pulangnya, dan pastinya kamu didampingi oleh tour guide professional. Anda juga bisa mendapat banyak relasi ditempat tersebut.

Jadi bagaimana apakah anda sudah mengerti tentang tips perjalanan menuju Bromo?

Have a nice trip dan jangan lupa share ya!

11 Hal Yang Wajib Kamu Ketahui Sebelum Menggunakan Kartu Kredit Dan Kartu Debit


Anda pasti sering mendengar tentang kartu kredit dan kartu debit bukan? Nyatanya keduanya sama-sama berfungsi sebagai alat transaksi. Namun ternyata keduanya sama-sama mempunyai perbedaan yang cukup signifikansi loh, jadi anda jangan sampai salah pilih dalam penggunaannya ya! Lalu sebenarnya apa sih perbedaan kartu kredit dan kartu debit? Simak penjelasan berikut ini!

1.     Pengertian kartu kredit dan kartu debit

Kartu kredit sebagai kartu yang dikeluarkan oleh bank dan digunakan untuk melakukan transaksi tanpa menggunakan uang tunai. Kartu debit sebagai kartu elektronik yang dikeluarkan bank sebagai fasilitas pemegang rekening giro untuk alat transaksi pada nasabah.

 

2.     Mekanisme kerja

Kartu kredit bekerja dalam mengumpulkan transaksi pengguna dan menagihnya diakhir bulan, sedangkan kartu debit menarik langsung dari tabungan saat transaksi.

 

3.     Perihal jumlah saldo

Jika anda memakai kartu kredit, maka anda tidak perlu mempunyai saldo karena kartu tersebut mempunyai fungsi untuk berhutang dengan jumlah tertentu sedangkan kartu debit harus punya saldo sesuai dengan penarikan yang dikehendaki nasabah.

 

4.     Penarikan saldo di ATM

Jika anda menarik uang menggunakan kartu kredit maka akan dikenakan biaya yang besar, sedangkan jika anda menggunakan kartu debit tidak dikenakan biaya (jika menarik pada ATM yang sesuai dengan kartu debit).

 

5.     Penggunaan saat transaksi online

Jika anda menggunakan kartu kredit, maka anda bisa menikmati banyak peluang untuk digunakan dalam transaksi online, hal ini dikarenakan sering terdapat promo saat transaksi, sedangkan kartu debit terbatas hanya untuk melakukan transaksi tanpa ada promo.

 

6.     Tingkat keamanan

Transaksi menggunakan kartu kredit dilindungi oleh hukum, sedangkan transaksi kartu debit tidak dilindungi hukum.

 

7.     Sanksi pembayaran

Jika anda menggunakan kartu kredit lalu telat membayar di akhir bulan maka akan mendapat bunga, denda keterlambatan dan juga biaya tahunan sedangkan jika anda menggunakan kartu debit tidak dikenakan biaya.  

 

8.     Penggunaan atau transaksi kartu saat di luar negri.

Penggunaan kartu untuk transaksi diluar negeri dan di dalam negeri sangat berbeda. Jika penggunaan kartu kredit diluar negeri lebih mudah digunakan untuk transaksi daripada anda menggunakan kartu debit.

 

9.     Perbedaan kartu dalam bentuk fisik.

Kartu kredit didesain lebih elegan dan bervariasi seperti gold atau platinum sehingga lebih aesthetic dibandingkan kartu debit, meskipun saat ini banyak competitor bank yang berusaha mempercantik kartu debit mereka untuk menarik nasabah.

 

10.  Limit penggunaan kartu

Kartu kredit mempunyai batasan limit sesuai dengan kebijakan bank masing-masing sedangkan kartu debit tidak ada limitnya melainkan tergantung pada saldo yang dimiliki oleh nasabah.

 

11.  Cara mendapatkan kartu

Anda bisa mendapatkan kartu kredit melalui proses pengajuan dan seleksi dari bank penerbit sedangkan kartu debit bisa anda dapatkan dengan mengajukan ke pihak bank atau tempat anda menabung.

 

Jadi bagaimana? Anda sudah mengerti tentang perbedaan dari keduanya bukan? Keduanya sama-sama mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing dalam hal transaksi, namun anda tidak perlu bingung dalam menggunakan keduanya ya, dan point-point diatas dapat anda gunakan untuk menjadi pertimbangan sebelum pemakaian keduanya.

Selain itu anda perlu menyadari akan finansial diri sendiri sebelum menggunakan kartu tersebut. Perlu juga diingat bahwasanya kartu kredit sebenarnya lebih memiliki resiko yang cukup serius karena kartu kredit seperti halnya system berhutang, sedangkan penggunaan kartu debit bukan sebagai system berhutang.

Jika dirasa bermanfaat, silahkan dishare!